Archive for October, 2006

Rokok

Wednesday, October 4th, 2006

Menurut anda, apakah indonesia merupakan negara yang kaya atau negara miskin?? banyak rakyatnya mengaku kalo mereka berada di garis kemiskinan,  apa iya? kalo iya mengapa mereka masih sempet mengalokasikan dananya sekitar 200-400 ribu perbulan untuk merokok.

Satu lagi persepsi yang salah tentang negara miskin, negara kita bukanlah negara miskin, tapi sebuah negara kaya terbesar ke tiga di dunia yang menyumbang polusi asapnya lewat rokok. kalo satu orang menghabiskan 200 ribu dalam sebulan untuk merokok dan jumlah perokok di indonesia berjumlah 141 juta orang, coba hitung sendiri dalam setahun berapa triliun uang yang dibakar sia-sia oleh masyarakat di negara kita. Yup ini membuktikan negara kita bukanlah negara yang miskin, Horeeee………….

Gua sendiri sekarang termasuk perokok pasif atau gua lebih suka menyebutnya "smoke hater". Tapi bukan berarti gua gak pernah nyoba ngerokok, gua pertama kali nyoba ngerokok waktu kelas 3 SD, waktu itu nemu rokok setengah bungkus, trus besoknya pas jalan bareng ma temen2 kebetulan nemu orang yang lagi bakar rumput, langsung dah nyoba ngerokok sama-sama. pengalaman kedua waktu kelas 5 SD, yang ini lebih parah lagi ngerokok waktu perjalanan ke mesjid untuk taraweh, waktu itu gua taraweh sama anak2 di tempat yang lumayan jauh sekitar 2 KM (enak sekalian jalan2). Setelah kejadian itu gua gak menemukan alasan bagi gua untuk ngerokok lagi, Gak berguna.

Waktu kelas 1 SMP, gua pas dapet komunitas anak2 perokok semua, tiap hari setelah pulang dari sekolah pazti mereka biasanya mampir ke warung beli rokok trus nyari tempat tongkrongan yang enak buat ngerokok. Biasanya di tempat tongkrongan, gua selalu ditawarin rokok, tapi selalu gua tolak alesannya yah gua gak menemukan alasan bagi gua untuk merokok. dan kejadian ini berlangsung sampe hampir 1 tahun.

Sekarang gua bener-bener gak bisa tuh kena asap rokok, gua lebih baik nyingkir kalo ada orang yang ngerokok, tapi kalo udah naek angkot trus ada orang yang  merokok dan merasa gak berdosa, pengen rasanya gua timpuk pake sepatu hahahaha………

Gua salut sama gubernur DKI, yang melarang orang, merokok ditempat umum. Jadi paling gak hak-hak dari perokok pasif terlindungi. sayangnya gak semua gubernur punya otak :p

Karena ini bulan Ramadhan, gua gak mo judge masalah dari satu sisi aja, Rokok juga punya dampak yang sangat besar bagi perekonomian nasional dari pendapatan pajak sampe penyerapan tenaga kerja yang jumlahnya tidak sedikit, belum lagi banyak dari penjual eceran yang hidupnya sangat bergantung sekali dari penjualan rokok. Berapa banyak sarjana-sarjana yang lulus karena orang tuanya bekerja sebagai penjual rokok. Yup gak bisa dipungkiri bahwa rokok juga punya dampak yang baik kalo kita bisa melihat masalah secara keseluruhan.

Sekarang tinggal anda sendirilah yang menentukan apakah ingin menjadi perokok aktif atau perokok pasif.

Hidup ini terlalu berharga untuk disia-siakan.

Dedicated for all pasive smoker.

Why The World Need Leaders???

Sunday, October 1st, 2006

Karena banyak orang yang gak punya inisiatif, gak tahu harus berbuat apa, gak berani mengambil tanggung jawab.

contoh gampangnya itu waktu tugas kelompok waktu SMU ato Kuliah, sebenernya dari situlah mulai kelihatan mana anak yang berpontensi menjadi pemimpin dan mana anak yang hanya sekedar jadi pengikut. posisi gua sendiri di tugas kelompok biasanya tergantung tugasnya juga, kalo emang butuh pembagian tugas biasanya gua yang ambil alih untuk bagi tugas dan tanggung jawab tiap-tiap anak, cuman gua juga kadang-kadang suka iseng membiarkan mereka sendiri yang berinisiatif ngerjain tugasnya, tapi pazti ujung-ujungnya ancuuur… gak ada yang punya inisiatif sama sekali  ck….ck….ck…

kalo cuma tugas kelompok biasanya yang dibutuhkan cuma keahlian seorang manajer yaitu untuk mengatur pembagian tugas. Dan sedikit kemampuan memimpin………

Tapi Pemimpin lebih dari itu. Seorang manajer belum tentu adalah seorang pemimpin tetapi seorang pemimpin sudah pazti adalah seorang manajer.

Pemimpin adalah orang yang mempunyai pengaruh di dalam suatu komunitas dan dapat menggerakkan mereka untuk mencapai tujuan bersama.Communication skill, relationship skill, management resources, integrity, motivator, make a positive environment merupakan sebagian kemampuan yang harus dikuasai oleh pemimpin.

Dari alasan-alasan diataslah makanya harga sebuah kepemimpinan sangatlah mahal, karena dia yang menentukan akan dibawah kemana organisasi yang dipimpinnya

kepemimpinan bukan hanya sekedar bakat tapi kepemimpinan merupakan suatu proses yang terus berkembang dan terus diasah.

Akhir Januari 2006

Hari kedua Study Ekskursi di jakarta, gua dapet SMS dari rekan-rekan gua di UI, mereka buat janji untuk ketemu gua besok sore. Padahal pada hari itu gua ada masih kunjungan ke perusahaan, tapi akhirnya gua memutuskan untuk menemui mereka semua. Dan ternyata it’s worthed, mereka adalah calon-calon pemimpin yang sangat potensial dari pertama kali gua ngeliat aja gua tahu kalo mereka profesional (dari pakaian) dan yang lebih hebat lagi mereka mau merendahkan hati untuk belajar bersama gua padahal gua tahu kalo kemampuan leadership orang-orang ini jauh diatas gua, tapi mereka tetep masih mau belajar. Jadi gak sia-sia gua mengorbankan satu sesi study ekskursi, untuk mengenal mereka (padahal pada hari itu kita baru pertama kali ketemu secara langsung).

Sekarang, walaupun gua ada di surabaya. gua cuma bisa mengirim artikel lewat milis supaya mereka tetep berada dilingkungan yang positif.(^v^)v

Kepemimpinan juga bukan diukur dari penampilan saja tapi juga dari sikap kerendahan hati untuk terus belajar mengembangkan diri.

Dedicated for leaders of Team Bisnis and John C Maxwell