Kuantitatif VS Kualitatif

Sebuah istilah aneh yang gua dapeting waktu diskusi ama didit dan juga sempet di bahas sedikit di kuliah penulisan ilmiah, dan akhirnya berguna  juga waktu gua di sidang ama bapaknya "DSS" karena gak ngambil bidang minat DSS hehehehe……

Hidup adalah sebuah pilihan, jadi ketika kita akan memilih sesuatu yang menyangkut hidup kita, pilihlah berdasarkan hatimu dan bukan pada emosi sesaat. Pilihlah sesuatu berdasarkan apa yang kamu yakini (kaya milih calon istri) hehehehe….. pokoknya mah pilihan saya tetep PPSI apapun resikonya, mao dibantai waktu sidang, mao di pressing abiz-abizan, dll. jalani aja toh hidup ini indah tergantung bagaimana cara kita memandangnya aja. OK, buat temen2 yang masih bingung ngambil bidang minat, semoga paper ini dapat membantu.

"Setiap orang adalah unik, masing-masing kita adalah juara dunia untuk masing-masing bidang".

3 Responses to “Kuantitatif VS Kualitatif”

  1. Setyawan Says:

    setiap orang memiliki kebebasan hakiki tapi kita sendiri kadang belum mengenal dan mmahami potensi dalam diri kita masing2 yang menjadi masalah adalah tujuan kita benar dari diri kita sendiri atau kemauan berontak dari kata2 orang lain kalo gw mah cukup hargai diri sendiri dan selalu banyak bersyukur atas apa yang telah kita peroleh

  2. Galih Says:

    Yup…Something like that.

    kebebasan memang sudah merupakan kodrat manusia, dan yang harus dipahami bagi setiap orang adalah tidak memaksakan kehendaknya berdasarkan sudut pandangnya saja. Tetapi mengarahkan dan membimbing mereka untuk menemukan tujuan hidup dari masing-masing individu.

  3. sidik Says:

    kualitas adalah kuantitas yang belum dikuantisasi

Leave a Reply