Realita Dunia Kuliah, Kerja, dan Bisnis

December 17th, 2006 by carbuncle

Mungkin ini materi paling berat yang pernah gua tulis di blog ini. Gua bukan orang yang kompeten dalam ketiga dunia diatas makanya itu gua cuma menuliskan ketiganya berdasarkan sudut pandang gua aja.

Dunia kuliah,
Dunia dimana anda dapat menentukan kebebasan anda secara bertanggungjawab. Mao kuliah yah silakan, mao TA (titip absen) juga OK hehehehe… Dunia dimana perubahan sosial dapat terjadi dan idealisme tumbuh subur di dunia ini, belum lagi semua budaya berkumpul jadi satu ditempat yang bernama kampus ini. Sebuah tempat yang menyenangkan untuk belajar hidup bermasyarakat apalagi ketika anda harus tinggal di kost beserta saudara2 perantauan dari daerah lain.

Gua sendiri dah menjalani dunia ini sekitar 4 tahun, dah bosen kali gak lulus-lulus. Begadang dah jadi makanan sehari-hari dari mahasiswa. Tugas, Final Project, Praktikum, dll merupakan syarat wajib yang harus dijalanin di dunia perkuliahan. Kalo di dunia ini mungkin dari sisi organisasinya yang menurut gua banyak pembelajaran yang bisa didapetin disini terutama masalah kebersamaan dan persaudaraan.

Disini gak ada bedanya antara orang yang pinter sama yang rata2 asal mereka bisa mengerti tipe dari setiap dosen, dijamin nilai lo bakalan terjamin makanya jangan heran kalo ada orang yang malas dapet ‘A’ dan orang yang pinter malah dapet ‘D’. Thats absurb but its true…..

Oh iya dikampus juga menyediakan pelatihan, workshop, dan seminar yang bagus2 dengan harga mahasiswa makanya disini kita harus pinter2 milih mana yang cocok dengan kebutuhan kita. pokoknya jadi mahasiswa itu banyak enaknya karena mempunyai banyak privillege. Privillege fave gua tentu aja jadi admin di satu komputer khusus untuk TA hahahaha….

Dunia kerja,
Ada yang bilang dunia kerja itu merupakan penerapan dari dunia perkuliahan. Masa begitu? kalo menurut gua memang benar tapi hanya sebagian kecil saja yang digunakan, sisanya adalah kemampuan komunikasi terutama lobbying dan tingkat ke-kreatifan anda dalam menemukan solusi bukan dalam menganalisa masalah. kalo anda bekerja hanya mengandalkan ilmu yang didapatkan, sorry anda gak ada bedanya sama sapi perah perusahaan (terutama pada bidang IT) :p

Gua gak bilang ilmu itu jelek. Semua permasalahan bisa diselesaikan dengan ilmu tapi bukan berarti kita harus fokus menyelesaikan masalah dengan hanya ilmu yang kita dapatkan. masih banyak solusi lain yang bisa digunakan.

Dunia kerja…Dunia antara hak dan kewajiban. Sebuah dunia keprofesionalitasan yang diukur dengan gaji. semakin tinggi tanggung jawab yang anda pegang semakin tinggi pihak perusahaan menuntut anda untuk bekerja atau memberi effort yang lebih dibandingkan dengan orang lainnya yang mempunyai tanggung jawab yang sedikit.

oh iya bedanya antara dunia kuliah dengan dunia kerja adalah di beban mental yang harus ditanggung ketika menyelesaikan masalah. kalo diperkuliahan, selesai gak selesai, dikumpulin dan tinggal nunggu nilai, kalo di dunia kerja selesai gak selesai harus selesai dan sempurna karena anda dibayar untuk itu (kalo menurut gua sih kita dibayar juga untuk dimarahi bos setiap waktu hahahahha….).

Dunia bisnis,
Sebuah dunia yang gak ada hubungannya dengan kedua dunia diatas. Di dunia bisnis tidak ada tuntutan dari pihak manapun, murni dari diri anda sendiri untuk mengambil resiko atas peluang yang telah anda lihat. Ilmu dari dunia ini tidak bisa didapatkan dimanapun, anda harus terjun langsung untuk mendapatkannya.

Mana yang lebih baik : "Pengalaman adalah guru terbaik" atau "Belajar dari kesalahan2 orang yang telah sukses". menurut gua keduanya sama aja baik, keduanya memiliki kekuatan dan kekurangannya masing2. Modal utama seorang pebisnis adalah paradigma berpikir dan keberanian untuk mengambil langkah dan resiko. karena mental seorang pengusaha terbangun dari kegagalan-kegagalan yang dia alami, yang membuat dia semakin mengerti bahwa inilah jalan yang harus dilaluinya untuk mencapai kesuksesan.

sebuah ilustrasi kecil,

Akhir 2005,
Ada sebuah tim bisnis yang sedang berkonsultasi masalah distribusi dari produk mereka, dua orang konsultan menyarankan agar mereka membuka suatu sub-supplier dikotanya (sebuah kota kecil di Jatim) dengan modal sekitar 50 Juta dan mereka harus memutuskan malam itu juga (meeting dilaksanakan pukul 2 tengah malam).

Apa yang terjadi selanjutnya?? Yang pazti satu hal yang gua sadari bahwa diruangan tersebut tidak ada yang namanya atribut mahasiswa, karyawan, bos, pengangguran, dll. Yang ada hanya orang2 yang mencoba merubah hidupnya agar bisa hidup dengan lebih baik lagi, tentunya dengan melewati jalan yang telah mereka yakini.

Pebisnis kecil selalu memikirkan "saya untung berapa bulan ini?", sedangkan pebisnis sejati selalu berpikir "bagaimana bisnis saya bisa terus berjalan?". Yup itulah pelajaran yang gua dapetin malam itu dari 2 orang guru yang sangat luar biasa, yang penghasilan mereka sudah diatas 5 M pertahun ditahun 2005.

Kesimpulan dari artikel diatas. Apapun dunia anda, jalanilah kehidupan anda sesuai dengan dunia yang anda sukai, dunia dimana anda selalu bersemangat untuk menjalaninya.

Dedicated for everyone especially who always excited in exploring a whole new world.

Janji kecil yang terpenuhi

December 12th, 2006 by carbuncle

Apapun bentuknya, sebuah janji tetap harus dipenuhi.

Flashback,

Kira2 dua tahun yang lalu, setelah salat jumat gua diminta temen gua untuk nganterin dia beli baju. Gua sih OK aja sekalian jalan2, setelah itu kita makan siang dan dia yang bayarin (kalo gak salah gua emang minta traktiran karena dia menang lomba karya tulis ilmiah tingkat Indonesia timur dan dapet hadiah uang tentunya). setelah makan kita berangkat ke pasar pucang. waktu itu dia mo beli baju di butik busana muslim, nah pas masuk kesana, gua lebih bingung lagi soalnya dia nyari baju muslimnya di bagian busana muslim cewe, waktu itu gua nanya "nyari baju buat sapa?". "Buat ibu, mumpung ada rejeki" kata dia. "makanya aku ngajak kamu buat bantuin milih baju". "Hahahaha….lo salah orang kali, mustinya lo ngajak cewe kalo mo minta pendapat masalah baju muslim untuk cewe" kata gua. Yah wajar aja sih, dia khan Ikhwan yang agamanya paling kuat di angkatan gua jadi jelas gak mungkin ngajak cewe hehehe….

………

Cuma gua salut banget ada orang yang masih inget sama ibunya ketika dia punya rejeki. coba kalo temen2 gua yang lain, biasanya dapet gaji pertama langsung pada foya2 ama temen2 lainnya  (gak papa selama gua diajak hehehehe…..). Waktu itu gua juga sempet mikir dalam hati nanti kalo gua punya rejeki, gua juga mo beliin nyokap sesuatu.

sebenernya kalo rejeki mungkin gua dah beberapa kali ngirimin ke bokap tapi itu juga dalam jumlah yang kecil. Nah setelah janji kecil itu tersimpan selama 2 tahun akhirnya kemaren gua bisa melunasinya. Allah memang sudah mengatur semuanya, Tugas akhir gua ternyata sama dengan Proyek Audit yang sedang dikerjakan oleh ITS jadi gua diminta untuk sekalian membantu dan juga dapat kompensasinya (tapi kerjaannya memang luarbiasa mumet, its a very Qualitative case).

Gimana rasanya ketika lo bisa ngasih sesuatu ke nyokap dengan hasil jerih payah lo sendiri? walaupun cuma denger suaranya lewat telpon tapi gua tahu bahwa hasil kerja keras gua worthed banget, hanya untuk mendengarkan nyokap mengucapkan "kata-kata itu".

Tapi gua juga sama aja kaya orang2 lainnya, pas lagi ada rejeki kaya gini biasanya gua ngadain syukuran di tempat makan fave kita (pesta…..pesta….hahahaha…..). Gak lupa juga berbagi dengan orang2 rumah, tempat gua numpang tinggal selama di surabaya, yang pasti uang itu sekarang dah abieezzz hahahahaa….. Parah banget yah. Ga papa yang pasti sebagian besar uang itu dah gua kasih ke nyokap.

Ketika lo punya sesuatu, gak ada perasaan yang lebih menyenangkan dibandingkan ketika lo bisa berbagi dengan orang-orang yang lo sayang.

Oh iya makasih buat Akhi Willy atas pelajarannya (sekarang lagi dakwah di India yah??).

Dedicated to My Mom and Willy

Lawan dari cinta

November 15th, 2006 by carbuncle

kalo cinta itu sendiri gua rasa dah sering dibahas tapi kalo lawan dari cinta, masih banyak orang yang salah persepsi tentangnya. Ketika ditanya, "apakah lawan dari cinta itu?" banyak orang akan menjawab bahwa lawan dari cinta itu adalah benci.

Apakah memang demikian??

OK, untuk lebih memperjelas keadaaan gua akan kasih ilustrasi sedikit tentang perbedaan antara cinta dan benci, dan satu hal lagi yang banyak dilupakan orang berkenaan dengan keduanya.

case 1
Ada orang tua yang memarahi habis-habisan anak gadisnya karena dia pulang larut malam tanpa alasan yang jelas. atau mungkin ada ayah yang memukuli anaknya karena ketahuan mencuri mangga.

case 2
Ada orang tua yang membiarkan anak gadis pulang maupun keluar larut malam dan ada ayah yang membiarkan anaknya dalam berbuat hal-hal yang tidak baik.

Nah dari kedua kasus itu, ada yang punya kesimpulan?

Pada kasus pertama, apakah orang tua itu benci atau cinta terhadap anaknya? dapatkah anda membedakan antara benci dan cinta? Walaupun sang ayah memukuli anaknya tapi bisakah kita menyimpulkan kalo ayah tersebut benci terhadap anaknya?

kadang kita memang tidak bisa membedakan antara benci dan cinta, karena kedua hal tersebut bersifat relatif sekali (kalo gua lebih suka nyebutnya absurb). Ada orang yang benci dengan seseorang karena dia mencintainya, tapi ada juga orang cinta sama seseorang karena dia membencinya, bingung khan. kalo gak percaya silakan buktiin aja sendiri……

Kalo Benci bukan lawan dari cinta, lalu apa?

Lawan dari cinta adalah ketidakpedulian.

Benci bukanlah lawan dari cinta, karena benci berarti dia masih memikirkan orang tersebut. Tetapi ketidakpedulian merupakan kebalikan dari cinta, karena dia benar-benar tidak peduli terhadap apa yang terjadi dengan orang itu. Lihatlah pada kasus kedua, apakah bisa dibilang kalo orang tua itu sayang terhadap anaknya?

Kalo anda menemui orang yang benci dengan anda, bersyukurlah karena berarti dia masih memikirkan anda. karena kita tidak bisa menilai seseorang hanya karena dia benci terhadap kita, mungkin yang perlu kita lakukan adalah mengubah sudut pandang dalam menyikapinya.

Dedicated to Marc Cherry.

Rokok

October 4th, 2006 by carbuncle

Menurut anda, apakah indonesia merupakan negara yang kaya atau negara miskin?? banyak rakyatnya mengaku kalo mereka berada di garis kemiskinan,  apa iya? kalo iya mengapa mereka masih sempet mengalokasikan dananya sekitar 200-400 ribu perbulan untuk merokok.

Satu lagi persepsi yang salah tentang negara miskin, negara kita bukanlah negara miskin, tapi sebuah negara kaya terbesar ke tiga di dunia yang menyumbang polusi asapnya lewat rokok. kalo satu orang menghabiskan 200 ribu dalam sebulan untuk merokok dan jumlah perokok di indonesia berjumlah 141 juta orang, coba hitung sendiri dalam setahun berapa triliun uang yang dibakar sia-sia oleh masyarakat di negara kita. Yup ini membuktikan negara kita bukanlah negara yang miskin, Horeeee………….

Gua sendiri sekarang termasuk perokok pasif atau gua lebih suka menyebutnya "smoke hater". Tapi bukan berarti gua gak pernah nyoba ngerokok, gua pertama kali nyoba ngerokok waktu kelas 3 SD, waktu itu nemu rokok setengah bungkus, trus besoknya pas jalan bareng ma temen2 kebetulan nemu orang yang lagi bakar rumput, langsung dah nyoba ngerokok sama-sama. pengalaman kedua waktu kelas 5 SD, yang ini lebih parah lagi ngerokok waktu perjalanan ke mesjid untuk taraweh, waktu itu gua taraweh sama anak2 di tempat yang lumayan jauh sekitar 2 KM (enak sekalian jalan2). Setelah kejadian itu gua gak menemukan alasan bagi gua untuk ngerokok lagi, Gak berguna.

Waktu kelas 1 SMP, gua pas dapet komunitas anak2 perokok semua, tiap hari setelah pulang dari sekolah pazti mereka biasanya mampir ke warung beli rokok trus nyari tempat tongkrongan yang enak buat ngerokok. Biasanya di tempat tongkrongan, gua selalu ditawarin rokok, tapi selalu gua tolak alesannya yah gua gak menemukan alasan bagi gua untuk merokok. dan kejadian ini berlangsung sampe hampir 1 tahun.

Sekarang gua bener-bener gak bisa tuh kena asap rokok, gua lebih baik nyingkir kalo ada orang yang ngerokok, tapi kalo udah naek angkot trus ada orang yang  merokok dan merasa gak berdosa, pengen rasanya gua timpuk pake sepatu hahahaha………

Gua salut sama gubernur DKI, yang melarang orang, merokok ditempat umum. Jadi paling gak hak-hak dari perokok pasif terlindungi. sayangnya gak semua gubernur punya otak :p

Karena ini bulan Ramadhan, gua gak mo judge masalah dari satu sisi aja, Rokok juga punya dampak yang sangat besar bagi perekonomian nasional dari pendapatan pajak sampe penyerapan tenaga kerja yang jumlahnya tidak sedikit, belum lagi banyak dari penjual eceran yang hidupnya sangat bergantung sekali dari penjualan rokok. Berapa banyak sarjana-sarjana yang lulus karena orang tuanya bekerja sebagai penjual rokok. Yup gak bisa dipungkiri bahwa rokok juga punya dampak yang baik kalo kita bisa melihat masalah secara keseluruhan.

Sekarang tinggal anda sendirilah yang menentukan apakah ingin menjadi perokok aktif atau perokok pasif.

Hidup ini terlalu berharga untuk disia-siakan.

Dedicated for all pasive smoker.

Why The World Need Leaders???

October 1st, 2006 by carbuncle

Karena banyak orang yang gak punya inisiatif, gak tahu harus berbuat apa, gak berani mengambil tanggung jawab.

contoh gampangnya itu waktu tugas kelompok waktu SMU ato Kuliah, sebenernya dari situlah mulai kelihatan mana anak yang berpontensi menjadi pemimpin dan mana anak yang hanya sekedar jadi pengikut. posisi gua sendiri di tugas kelompok biasanya tergantung tugasnya juga, kalo emang butuh pembagian tugas biasanya gua yang ambil alih untuk bagi tugas dan tanggung jawab tiap-tiap anak, cuman gua juga kadang-kadang suka iseng membiarkan mereka sendiri yang berinisiatif ngerjain tugasnya, tapi pazti ujung-ujungnya ancuuur… gak ada yang punya inisiatif sama sekali  ck….ck….ck…

kalo cuma tugas kelompok biasanya yang dibutuhkan cuma keahlian seorang manajer yaitu untuk mengatur pembagian tugas. Dan sedikit kemampuan memimpin………

Tapi Pemimpin lebih dari itu. Seorang manajer belum tentu adalah seorang pemimpin tetapi seorang pemimpin sudah pazti adalah seorang manajer.

Pemimpin adalah orang yang mempunyai pengaruh di dalam suatu komunitas dan dapat menggerakkan mereka untuk mencapai tujuan bersama.Communication skill, relationship skill, management resources, integrity, motivator, make a positive environment merupakan sebagian kemampuan yang harus dikuasai oleh pemimpin.

Dari alasan-alasan diataslah makanya harga sebuah kepemimpinan sangatlah mahal, karena dia yang menentukan akan dibawah kemana organisasi yang dipimpinnya

kepemimpinan bukan hanya sekedar bakat tapi kepemimpinan merupakan suatu proses yang terus berkembang dan terus diasah.

Akhir Januari 2006

Hari kedua Study Ekskursi di jakarta, gua dapet SMS dari rekan-rekan gua di UI, mereka buat janji untuk ketemu gua besok sore. Padahal pada hari itu gua ada masih kunjungan ke perusahaan, tapi akhirnya gua memutuskan untuk menemui mereka semua. Dan ternyata it’s worthed, mereka adalah calon-calon pemimpin yang sangat potensial dari pertama kali gua ngeliat aja gua tahu kalo mereka profesional (dari pakaian) dan yang lebih hebat lagi mereka mau merendahkan hati untuk belajar bersama gua padahal gua tahu kalo kemampuan leadership orang-orang ini jauh diatas gua, tapi mereka tetep masih mau belajar. Jadi gak sia-sia gua mengorbankan satu sesi study ekskursi, untuk mengenal mereka (padahal pada hari itu kita baru pertama kali ketemu secara langsung).

Sekarang, walaupun gua ada di surabaya. gua cuma bisa mengirim artikel lewat milis supaya mereka tetep berada dilingkungan yang positif.(^v^)v

Kepemimpinan juga bukan diukur dari penampilan saja tapi juga dari sikap kerendahan hati untuk terus belajar mengembangkan diri.

Dedicated for leaders of Team Bisnis and John C Maxwell

“Ego”

September 10th, 2006 by carbuncle

Salah satu sifat yang tertanam pada setiap manusia, pada waktu masih kecil, ego kita biasanya hanya sebatas mencari perhatian disekelilingnya, tetapi begitu menginjak masa-masa remaja ego itu berubah menjadi lebih besar, katanya sih sebagai pembuktian diri sebagai remaja, kadang-kadang pada masa ini ego tersebut tidak terkendali atau tersalurkan dengan benar, akibatnya, salah satu contohnya adalah batu-batu yang beterbangan di jalan-jalan (tawuran) hehehehe…..

Di tulisan sebelumnya gua nulis hubungan antara ego dan buaya darat dan ternyata emang mempunyai kaitan yang erat. Kalo cowo mungkin lebih senang mengekspresikan egonya, beda dengan cewe mereka lebih bisa menutupi egonya.

sejalan dengan bertambahnya pengalaman, kita mulai belajar bahwa ego itu harus ditempatkan pada tempat yang benar atau lebih bisa mengendalikan egonya.

Kenapa siy harus ada pengenalan/pacaran dulu sebelum menikah? kenapa banyak pasangan muda yang menikah tapi berakhir dengan perceraian??

Menjadi tua itu pazti, Menjadi dewasa adalah pilihan.

Belum tentu orang yang berumur itu sudah dewasa, tingkat kedewasaan orang ditentukan oleh seberapa banyak pengalaman yang dapat dia ambil hikmahnya. Biasanya semakin dewasa orang itu semakin baik dia dapat mengendalikan egonya, bahkan dia juga dapat mengarahkan ego-ego orang disekitarnya agar masuk ke kondisi/situasi yang positif.

seperti biasa gua lebih suka menyajikan faktanya langsung :

Oktober 2005,

waktu itu gua kenal sama seseorang, kita kebetulan nginep di tempat yang sama. paginya setelah salat subuh kita ngobrol sebentar, awalnya siy cuma basa-basi pekerjaan aja. dia cerita tentang salah satu mitra kerjanya, seorang cewe yang masih mahasiswi di salah satu PTS di SBY, beberapa hari ini dia memang sering bertemu dengan cewe itu jadi hubungan mereka menjadi semakin akrab, dia bilang kalo hubungannya sama cewe itu cuman sekedar temen kerja aja. tapi koq gua nangkepnya beda yah. Dari cara dia ngomong gua tau bahwa orang ini lagi tertarik sama rekan kerjanya.

Dari cerita lagi, gua juga tahu bahwa cewe itu juga tertarik, karena menggangap dia lebih dewasa dan lebih bisa ngemong (nyari bahasa indonesianya susah).Kira-kira normal gak yah ada seseorang yang tertarik sama rekan kerjanya sendiri??

Nah masalahnya adalah dia udah punya istri dan anak yang masih kecil, Nah lho !!! kok bisa?? setelah beberapa lama ngobrol akhirnya dia mao ngomong masalah yang agak privacy, ternyata dia memang lagi ada masalah sama istrinya, masalah umum setiap orang, masalah ekonomi.karena akhir-akhir ini keuangannya lagi seret, istrinya males untuk melayani dia lagi. apalagi ditambah dia masih tinggal sama mertuanya, beban mentalnya makin bertambah.

Karena masalah itulah, sekarang dia lebih betah untuk ketemu sama cewe itu daripada pulang kerumah. walaupun dia gak pernah bilang tertarik sama cewe itu tapi gua tahu kalo dia lagi butuh pelarian.

Waktu itu gua cuman jadi pendengar aja, masalahnya ini adalah masalah rumah tangga orang lain, jadi gua gak bakal ikut campur kecuali kalo diminta, tapi dasarnya gua emang bandel akhirnya gua ijin ngasih saran ke dia kalo boleh,dan dia setuju.

Waktu itu gua ngomong : "saya percaya anda sudah dewasa dan bisa melihat persoalan ini dengan kepala dingin jadi terserah anda ingin memutuskan yang mana, tapi saran saya adalah apapun keputusan anda, keputusan tersebut harus anda putuskan berdasarkan apa yang terbaik bagi anak anda dan bukan keputusan terbaik untuk anda sendiri, istri anda, atau bahkan cewe itu."

Akhirnya dia setuju sama pendapat gua, dia juga ngomong bahwa satu-satunya alasan dia masih mao pulang kerumah adalah untuk ketemu sama anaknya.

Pagi yang indah, hari itu gua dapet pengalaman sharing yang luar biasa dan tentunya sahabat baru yang tulus………….(^v^)v

kadang-kadang kita lebih mengedepankan ego ketimbang akal sehat yang akhirnya dapat mengorbankan istri, suami, atau bahkan yang paling parah adalah anak. dan pada akhirnya penyesalan pun datangnya belakangan. makanya sebelum memutuskan sesuatu itu alangkah baiknya jika masalah tersebut dipikir-pikir dahulu dengan baik.

Suami juga manusia, kalo dibebanin terus sama masalah pekerjaan apalagi kalo pulang kerumah bukannya dihibur malah dicuekin dan gak dilayanin lagi, yah akibatnya dia bakalan nyari pelarian ke hal yang lain.

Sebagai suami juga jangan mengedepankan ego sendiri, lihatlah masalah dari sisi yang positif Insya Allah ketika kita berpikir positif maka kita juga akan menemukan jalan keluar yang positif.

Gua bukan orang yang sempurna yang bisa melakukan semua hal diatas, gua cuman kangen sama anak-anak T-102 yang dulu, mereka selalu bisa melihat masalah dari sisi yang lebih bijaksana (Boss, Dani, Hendra, dan Darwin).

Satu lagi, semoga suatu hari nanti gua bisa mengucapkan janji ini pas gua nikah "Aku menikahi kamu dengan segala kelebihan dan kekuranganmu dan juga apapun masa lalumu". simple, tapi apa bisa semua orang melakukannya???

Gua sendiri belum tentu bisa. Tapi hidup adalah sebuah perjalanan, masih banyak hal yang harus dicari jawabannya, melalui suatu kesalahan yang berbuah pengalaman dan pada akhirnya kita dapat memetik hikmahnya. Amin

Dedicated for "The one" who can make me release all of my ego.

Regardz,

Galih Yudhistira

Malaikat-malaikat yang aneh

July 29th, 2006 by carbuncle

Berbaju putih, berperawakan menarik entah itu tampan atau cantik, diselimuti oleh dua sayap yang dipenuhi oleh bulu-bulu putih yang halus, plus ada lingkaran diatas kepalanya. Apaan tuch????

Hahaha….. sebagian orang mendeskripsikan malaikat seperti ciri-ciri diatas, tapi tahukah anda bahwa sebenarnya malaikat ada dimana-mana. Mungkin sekarang dia sedang mengetik keyboard disampingmu, atau mungkin juga dia adalah seseorang yang jauh darimu tapi selalu memikirkan dan mendoakanmu agar selalu bahagia. Siapapun dia, yang jelas mereka memang ada.

Juni 13, 2006
Setelah tertunda hampir sekitar seminggu, akhirnya gua bisa juga ngambil beasiswa di kampus (alhamdulillah walaupun banyak potongan pajaknya hahahaha……. lumayan buat bayar spp). Setelah ngambil beasiswa seperti biasa temen2 gua di lab pada ribut minta ditraktir. Nah mulai dari sini gua bertemu mereka (those angels), 2 malaikat pertama adalah Willy dan Yusri (temen angk nfors2). gua ngajak mereka makan tapi gua gak mo bayarin dengan alasan uangnya mo gua pake buat bayar spp. Setelah kita makan dan bayar "dewe-dewe" gua nunggu mereka bayar minuman mereka (gua ga minum, jadi ga ikut bayar). Pas bayar minuman abangnya bilang "gak ada kembaliannya de". Dalam hati gua " hm…. kena deh ditegur sama yang DIATAS". abiez itu mereka minta gua yang bayarin dulu, yah udah mo gimana lagi akhirnya gua yang bayar.

Dari situ gua sadar bahwa Allah telah mengirimkan malaikatnya melalui mereka, untuk sekedar menegur atas rejeki yang telah di dapat. hehehehehe……….(^v^)

Biasanya gua makan malem itu sekitar jam 6.50 abis salat mahgrib setelah itu cabut untuk cari makanan, tapi hari ini beda gua lagi males cari makan jam segitu dan nonton berita dulu di Metro. Setelah berita selese sekitar jam 7 baru deh gua berangkat cari makanan. Di perjalanan sih biasa-biasa aja nothing special sampe akhirnya gua ketemu sama seseorang yang lagi nuntun sepedanya. awalnya gua kira neh orang pasti nanya alamat, setelah dia dia ngomong dan pake bahasa jawa lagi (Gua ga ngerti !!!) akhirnya pas kalimat terakhir gua bisa nangkep maksudnya kalo dia itu sebenernya mo minta tolong minjam duit untuk menambal bannya. Pas gua tau maksudnya gua ketawa dalam hati "Ya Allah, malaikat  yang KAU kirim kepadaku lucu banget, gak ada malaikat yang lainnya apa?? hahahahaha…….". akhirnya tanpa mikir lagi, gua kasih deh tuh ongkos buat nambel ban. setelah itu akhirnya dia mengucapkan terima kasih dan gua kembali berjalan sambil tetap tertawa dalam hati "What a strange angel hehehe…."

Allah memang sudah mengatur segalanya, pada hari itu gua berangkat tidak seperti jam biasanya, dan bertemu dengan seseorang yang memang sedang membutuhkan bantuan. Allah tidak hanya menguji hambanya ketika kita sedang mengalami kesulitan saja, tetapi juga ketika kita sedang dalam kondisi yang berlebihan (rejeki maksudnya). Sampe sekarang gua masih gak ngerti, apa rencanaNYA dengan mengirimkan malaikat-malaikatnya dengan perantaraan yang tidak kita duga. Apakah sudah seburuk itukah catatan amal gua sehingga harus ditegur seperti itu, ataukah DIA hanya menguji ketakwaan hambanya saja. That is the beautiful side of life, sharing with other people anything that we can share.

If You want to live happy, make other people happy first.T

Tambahan :
Gua juga pernah liat seorang anak kecil, mungkin masih sekitar kelas 2-4 SD. Tapi…………… ada sesuatu yang beda dengan dia. Gua liat dia sedang salat sunnah Ba’diah setelah salat jumat. yang buat gua heran bukan salatnya tapi tempat dia salat. asal tau aja dia salat sunnah ditempat yang panas (Panasnya bukan sembarang panas, ini surabaya man !!! kalo lagi niat panas, panasnya itu sampe masuk tulang. gak percaya lo, dateng aja ke surabaya). Disaat orang lain saling berebutan untuk pulang dari salat jumat, eh dia malah salat sunnah di tempat panas. Subbanallah. sekali lagi Allah telah menunjukan kuasanya, jika hati kita sudah ada padaNYA, Tidak ada sesuatu yang bisa menghalangi jalannya.

Dedicated for someone who taught me how to live happy in this short of life.

Regardz,

Galih Yudhistira

Nilai Seorang Kakak

June 21st, 2006 by carbuncle

hm…. kakak yah, yang pazti dia lebih tua, jadi contoh buat ade-adenya, "guardian angel" yang paling bisa diandalkan, temen maen yang solid, salah satu orang yang paling "care" walaupun dia gak pernah ada disisimu. mungkin itu deskripsi dari gua tentang kakak.

Jadi kakak emang bukan tugas yang mudah, secara gak langsung dia pazti ditiru sama adek2nya. jadi harus selalu menjadi teladan yang baik. Gua sendiri anak pertama dari 3 besaudara (cowo semua), jadi gua punya tanggungjawab juga terhadap perkembangan hidup mereka. Dalam kenyataannya gua sama ade gua gak terlalu deket banget, paling kompak cuma waktu maen game aja. karena dirumah ceweknya cuma nyokap doanks, gua jadi pernah mikir enak ga yah punya ade cewe huehehehehe…….

Ade cewe? kenapa gak? pertama kali gak kepikiran kalo dia yang bakalan jadi ade cewe pertama gua. seorang cewe yang setiap sore ketemu di angkot yang sama padahal kita naik dari tempat yang berbeda. pertama2 gua kirain neh anak udah mbak2 eh ternyata masih smp hihihihi…. lucu juga, tampangnya masih lugu. Akhirnya gua berani kenalan (tentunya setelah proses yang panjang banget), ternyata anaknya cukup unik juga, dia berani sekolah jauh padahal masih SMP (lebih jauh dari sekolah gua). Tau gak kenapa seorang cowo akhirnya menganggap cewe yang dikenalnya itu sebagai seorang ade? Jawab sendiri !!! pokoknya setelah 4 bulan kenal akhirnya gua minta dia jadi ade angkat gua. Nah tugas kakak adalah memberikan yang terbaik buat adenya maka dia gua pengaruhin untuk masuk SMU 2 huehehehe…. politik neh. soalnya SMU gua itu bisa dibilang pendidikan agamanya bagus, Alhamdulillah sekarang dia udah make Jilbab (^v^)v

Kalo Ade cewe yang satunya lagi lebih bandel, but she is very smart girl. kalo ngomong kaya kereta api, gak bisa berhenti. Jarang manggil gua kakak, tapi kalo gua lagi BT pazti larinya ke dia (SMS dunks), sekarang dah mo jadi calon dokter muda. Walaupun anaknya cocok banget sama gua (satu genk di Family, jadi frekuensi sarafnya dah sama) dan enak diajak hang-out tapi sayangnya, dia masih blum mao make jilbab. de……de…… kalo pake baju jangan menantang gitu dunks!!! Btw, makasih udah nemenin gua kalo lagi BT, makasih yah de……..

Pernah punya kepikiran punya kakak? hahahaha……. di dunia tidak ada yang tidak mungkin, Allah memang mentakdirkan gua jadi anak pertama, tapi gua juga punya kakak. gua gak peduli dia dari root keluarga nyokap sebelah mana, yang gua tau kita dari kecil dah spend time together.

Dia juga termasuk anak yang unik, sekarang lagi menekuni dunia Skater…… karena termasuk anak jalanan makanya gua belajar banyak dari dia tentang survival di kehidupan jalanan. Gua kalo lagi maen kerumah dia pazti selalu diculik ketempat2 yang "aneh". Dari komunitas ska tanggerang sampe berkali-kali nonton musik underground (ampun deh, neh musik gak bisa didengerin blas).Pernah sekali, waktu gua lagi turun ketengah panggung untuk joget ska eh gak sengaja nginjek kaki orang, beuh rambut gua langsung ditarik (maklum punkers kampungan emang gitu) langsung aja my brother langsung terjun ketengah lapangan bantuin gua, Tapi gila aja lo kalo mao ngelawan mereka semua kecuali kalo lo dah bosen hidup hehehe….., akhirnya gua ngalah kepinggir panggung. sama juga waktu kejadian hampir berantem ama kenek bis gara2 uang kembalian, lagi2 dia langsung maju nantangin tuh orang, sekali lagi gua yang jadi penenangnya.

Walaupun dia anak jalanan, tapi dia punya prinsip yang kuat dalam hidupnya "No smoke, drug, and alcohol" padahal di lingkungan dia selalu ketemu 3 barang haram itu tapi dia gak pernah terpengaruh tuh (kalo sampe terpengaruh, gua pazti jadi orang pertama yang menghajar dia hehehehe……). sekarang juga gua menerapkan prinsip hidupnya dia.

Kadang seorang kakak memang menyebalkan dan tidak jarang juga berakhir dengan pertengkaran  tapi yakin deh kalo bagaimanapun keadaannya seseorang kakak pazti akan selalu membela adenya apapun resikonya, karena sekeras apapun hatinya dia masih mempunyai satu ruangan khusus untuk seseorang, yang bernama "ade"

Tambahan : orang yang gak punya prinsip hidup atau nilai-nilai hidup sama aja dengan sampah, Allah menciptakan kita dengan sebaik-baiknya agar dapat bermanfaat bagi orang banyak, bukan malah merusaknya.

Dedicated for my brothers dan sisters Jelly, Bagus, Prabu, Maya, Dhini.

Sahabat pemuji atau Sahabat pengkritik ???

June 15th, 2006 by carbuncle

What a friend for? biasanya orang cenderung untuk bergaul atau memilih teman akibat adanya suatu kesamaan, entah itu kesamaan hobby, tempat tinggal, sekolah, dll. dengan adanya kesamaan itu mereka akan merasa lebih nyaman untuk berinteraksi dengan sesamanya.

Sahabat, walaupun ada yang bilang persahabatan itu nonsense, cuma untuk saling memanfaatkan saja, itu tergantung darimana kamu melihat seperti apa persahabatan itu. memang kita semua mempunyai kepentingan, tapi tetap aja kamu membutuhkan seseorang untuk ada di dekatmu. kita adalah mahluk social man !! jadi kenapa harus takut untuk membangun suatu hubungan.

Ketika mempunyai seorang sahabat kita cenderung untuk selalu mengharapkan pujian darinya, kenapa? karena memang itu sudah sifat naturally dari manusia. tetapi  ketika kita menghadapi kritikan dari seorang sahabat biasanya kita mulai menjauh dan mulai berpikir "reseh banget sih lo". kita jarang mudah menerima kritikan dari teman apalagi orang yang gak kita kenal.

So, mana yang lebih baik punya sahabat pemuji atau sahabat pengkritik. kalo gua pribadi sih gak mao keduanya hehehehehe………. menurut gua sahabat harus bisa menempatkan diri kapan dia harus memuji dan kapan dia harus mengkritik. berilah dia pujian jika memang dia pantas mendapat pujian, dan berilah kritikan ketika dia memang pantas dikritik.

Gua termasuk tipikal orang yang terbuka, jadi gua lebih suka mengatakan apa adanya aja (kalo dia jam karet, yah bilang gak bisa menghargai waktu, kalo dia manja yah bilang aja dia manjaa… :p ). pertengahan tahun 2004, waktu itu kita (me and my best friend) lagi ngumpul2 bareng di basecamp. nah disitu gua liat pemandangan yang agak ganjil. What the…. ??? si wahyu sekarang ngerokok. Duh padahal gua benci banget sama yang namanya asap rokok. gua tau sih dia lagi ada masalah serius tapi gua gak nyangka larinya ke rokok. kebetulan waktu dia lagi ngerokok, guru les gua nanya "gak ngerokok juga lih?", eh spontan gua langsung jawab "ngerokok itu hanya untuk orang BEGO!!! pak". setelah itu gua sadar kalo gua ngomongnya dah kelewatan banget, dan si wahyu juga tau itu. Dalem hati gua merasa bersalah, soalnya gua emang benci banget ngeliat orang ngerokok di sekitar orang2 yang pasif dan mereka merasa gak berdosa sama sekali, tapi mo gimana lagi kata2 sudah keluar dari mulut gak mungkin ditarik lagi.Setelah itu guru gua nanya lagi "emang kenapa kamu gak ngerokok lih?" trus gua jawab aja dengan senyum "soalnya saya gak punya duit, pak". kontan aja semuanya ketawa termasuk si wahyu hehehehe….. (at last I can paid my debt). Ngasih kritik ke orang memang boleh tapi perlu diperhatikan juga kondisi pada saat itu. sampe sekarang wahyu kalo ngerokok dia pazti keluar ruangan, kalo sampe masuk ruangan gua siram dia pake bensin huahahahaha………)

Kadang mengungkapkan kepedulian dan rasa sayang itu gak musti harus menguntai kata2 indah lewat pujian, tapi juga bisa lewat kritikan yang sesuai dengan porsinya.

Dedicated for semua orang yang pernah merasa sakit hati oleh kritikan Galih.
I just want to say "I’m Sorry"

nb : gua orangnya sanguins, jadi pujian dan kritikan biasanya terselip di becandaan. (^v^)v

Best Regardz,
Galih

Antara Kesempatan dan Rencana-NYA

June 12th, 2006 by carbuncle

Pernah merasa bahwa keadaan sedang tidak berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan? atau malah anda tersenyum dengan keadaan tersebut sembari berkata di dalam hati "Allah punya rencana yang jauh lebih baik bagi saya"

April 2002,
Seperti hari-hari biasa sibuk persiapan menjelang SPMB, sekolah ampe jam 3 siang dilanjutkan dengan les bimbingan belajar di Nurul Fikri (NF) sampe malem. tapi pada waktu itu ada yang berbeda, salah satu pengajar NF ada menawarkan undangan untuk mengikuti Beasiswa kuliah di Jerman. Wow….. why not? setelah gagal nyari beasiswa di jepang (biaya hidup tinggi) dan di belanda (informasi gak jelaz), sekarang malah ada penawaran mengikuti program beasiswa di Jerman. singkat cerita akhirnya gua ngambil surat undangan yang terbatas itu dan dateng ke seminar prospek kuliah di jerman (ternyata dari SMU gua cuma 2 orang yang ikut). sapa sih yang ga mao kuliah di luar negeri? sebenernya sih beasiswa dah pazti dapet tinggal sedikit ujian pelajaran dasar aja kaya bahasa jerman, matematika, dll. (kalo jaman sekarang mudah untuk mendapatkan informasi beasiswa di luar negeri, kalo jaman gua dulu mah harus mo kreatif dan berusaha keras nyari2 di dubes ato konjen)

Tapi kenyataan kadang2 memang gak sesuai dengan rencana kita, sewaktu pulang bokap bilang kalo dananya ada pazti dia udah ngirim gua kesana (walaupun beasiswa tapi tetap harus ada dana jaminan untuk hidup sekitar 40 juta untuk 2 tahun). kalo gua anak tunggal mungkin masih bisa tapi kan adek gua ada 2, masa mereka gak sekolah karena mementingkan kakaknya. yah gak bisa gitu dunks………

Yah waktu itu gua cuman bilang gak papa, lagipula mungkin jalan gua memang bukan kesana. Pada akhirnya gua mencapai apa yang gua inginkan yaitu masuk jurusan IT. walaupun dulunya ngincer informatika (tapi selalu gagal di try out) tapi malah dapet SI (terima kasih tante atas infonya, tapi traktirannya mana??? ).

Akhirnya gua sadar bahwa Allah memang punya rencana yang jauh lebih baik untuk gua. disini gua menemukan banyak orang2 yang hebat, yang gak mungkin ditemukan kalo gua kuliah di jerman. karena pembelajaran bukan hanya dari kuliah saja tapi dari lingkungan di sekitarmu juga dan temen2 yang ada di dekatmu. yang pazti gua merasa berkembang lebih baik lagi, bukan cuman urusan akademik tapi juga urusan sosial.

Adapun orang2 yang bertanggung jawab:

T-102 : satu kos pada gila makan semua, dari sini gua mulai belajar hunting makanan se-surabaya
Nfors2 : saudara seperjuangan di kampus perjuangan
Disc 01 : terima kasih atas "siksaannya" waktu pengkaderan huehehehe…….
TPB : senang bisa bekerja sama dengan kalian selama setahun, maaf kalo lupa nama (nawang dkk)
Shogun Co : terima kasih udah menjadi adek yang paling baik dan kooperatif
SP : temen satu nasib yang dapet "D" di calculus 2 (blok archi alloww pa kabar?)
SP : my best friend "Frisca" (kalo yang ini harus satu artikel khusus)
T-92 : kost-an dengan multimedia terlengkap.
Tiens : Trisulo, Dave, Shandy (karena merekalah gua bersyukur banget bisa terdampar di surabaya)
partner : Team informatik, Team Unair,Teddy, nining, tommy, Denah dll (teruskan perjuanganmu)
Narsiis 04 : Terima kasih atas foto skandalnya hehehe….. gua jadi di interogasi anak2.
SI ‘05 : cuman kepikiran power puff yang manjaa…. (^v^)v
Sidotopo : keluarga besar dari bokap, tempat perbaikan gizi bagi gua.
Team Basket : Street ball banget geto lhooo!!!
Chat : Goz (still the best, frekuensi gilanya udah sama)
B-7 : dari TBD yang ter-gila ampe pertarungan chapsa yang mengganggu tugas kuliah
Cak Win mania : Ayo kita pesta
Imajas : serasa pulang kampung, sumpah deh mereka gokils banget (lawang, 2004)
Litbang : satu2nya departemen KMSI yang punya mars kebanggaan (khusus dikepemimpinan gua)
Radnet : Azam dan odin, terima kasih atas kerja samanya dan dapet salam dari Megi hahahaha….

Dan semua-muanya deh, capek kalo disebutin semua. thank for all of you

Dedicated for my father, tito, semua orang yang terlibat dengan galih diatas.

Best Regardz.

Galih Yudhistira